Kamis, 16 April 2015

pengobatan alternatif listrik

Pengertian Biolistrik
Biolistrik adalah energi yang dimiliki setiap manusia
yang bersumber dari ATP (Adenosine Tri Posphate)
dimana ATP ini di hasilkan oleh salah satu energi
yang bernama mitchondria melalui proses respirasi
sel. Biolistrik juga merupakan fenomena sel. Sel-sel
mampu menghasilkan potensial listrik yang
merupakan lapisan tipis muatan positif pada
permukaan luar dan lapisan tipis muatan negative
pada permukaan dalam bidang batas/membran.
Kemampuan sel syaraf (neurons) menghantarkan
isyarat biolistrik sangat penting.
Transmisi sinyal biolistrik (TSB) mempunyai sebuah
alat yang dinamakan Dendries yang berfungsi
mentransmsikan isyarat dari sensor ke neuron.
Stimulus untuk mentringer neuron dapat berupa
tekanan, perubahaan temperature, dan isyarat
listrik dari neuron lain. Aktifitasi bolistrik pada suatu
otot dapat menyebar ke seluruh tubuh seperti
gelombang pada permukaan air.
Pengamatan pulsa listrik tersebut dapat dilakukan
dengan memasang beberapa elektroda pada
permukaan kulit. Hasil rekaman isyarat listrik dari
jantung (Electrocardiogran-ECG) diganti untuk
diagnosa kesehatan. Seperti halnya pada ECG,
aktivitasi otak dapat dimonitor dengan memasang
beberapa elektroda pada posisi tertentu. Isyarat
listrik yang dihasilkan dapat untuk mendiagnosa
gejala epilepsy, tumor, geger otak dan kelainan otak
lainya.
Bio-listrik adalah daya listrik hidup yang terdiri dari
pancaran elektron-elektron yang keluar dari setiap
titik tubuh (titik energi) dan muncul akibat adanya
rangsangan penginderaan. Pikiran kita terdiri dari
daya listrik hidup, semua daya ini berkumpul
didalam pusat akal didalam otak dalam bentuk
potensi daya listrik. Dari pusat akal, daya ini
kemudian diarahkan ke seluruh anggota tubuh kita,
yang kemudian bergerak oleh perangsangnya.
Potensi daya listrik hidup ini, yang tertimbun
didalam pusat akal harus di tuntut oleh sesuatu
supaya mengalir untuk mengadakan gerakan tubuh
kita atau bagian-bagian tubuh lainnya.
Dengan demikian daya listrik hidup yang tertimbun
di dalam pusat akal sebagai potensi hanya dapat
mengalir dan menjadi amal atau gerakan apabila ia
di tuntut untuk berbuat demikian.
Meridian (akupunktur)
Meridian adalah jalur lalu lintas energi dalam tubuh.
Dan sebagaimana lalu lintas, pada meridian ada
jalur/jalan, ada hambatan, ada persimpangan, ada
titik awal, ada titik akhir dan sebagainya. Jika jalan
energi pada meridian lancar, maka akan tercipta
keharmonisan dalam tubuh, dan tubuh kita mampu
melawan penyakit, sebaliknya jika terjadi hambatan
pada meridian maka akan muncul gangguan
kesehatan.
Yang membedakan meridian dengan jaringan lain
dalam tubuh adalah jaringan darah dan syaraf dapat
terlihat oleh mata, sedangkan jaringan meridian
tidak terlihat walaupun nyata. Dalam ilmu
kedokteran modern, rahasia teori jalur energi
meridian ini masih belum terungkap karena saat ini
belum ada alat yang bisa mendeteksinya, akan
tetapi teori ini sudah dibuktikan manfaatnya selama
ribuan tahun.
Fenomena teori meridian mungkin sama dengan
keberadaan nyawa pada mahluk hidup. Keberadaan
nyawa sangat penting bagi kehidupan tapi belum
ada yang bisa mengungkap rahasia keberadaannya.
Jadi Keberadaan meridian belum dapat dibuktikan
secara fisik menurut ilmu kedokteran, walaupun
riset telah menunjukkan bagaimana transmisi dari
informasi dari chi dapat berhubungan di bagian-
bagian internal manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar